Taman Nasional Meru Betiri

Terletak di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Banyuwangi, Taman Nasional Meru Betiri dapat dicapai melalui jalan darat dari Surabaya dengan waktu sekitar lima jam.

Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) memiliki tiga ekosistem berbeda yakni mangrove, hutan rawa, dan hutan hujan dataran rendah.

Taman nasional ini merupakan habitat tumbuhan langka yaitu bunga raflesia (Rafflesia zollingeriana), dan beberapa jenis tumbuhan lainnya seperti bakau (Rhizophora sp.), api-api (Avicennia sp.), waru (Hibiscus tiliaceus), nyamplung (Calophyllum inophyllum), rengas (Gluta renghas), bungur (Lagerstroemia speciosa), pulai (Alstonia scholaris), bendo (Artocarpus elasticus), dan beberapa jenis tumbuhan obat-obatan.

Selain itu, Taman Nasional Meru Betiri memiliki potensi satwa dilindungi yang terdiri dari 29 jenis mamalia, dan 180 jenis burung. Satwa tersebut diantaranya banteng (Bos javanicus javanicus), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), macan tutul (Panthera pardus melas), ajag (Cuon alpinus javanicus), kucing hutan (Prionailurus bengalensis javanensis), rusa (Cervus timorensis russa), bajing terbang ekor merah (Iomys horsfieldii), merak (Pavo muticus), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu ridel/lekang (Lepidochelys olivacea).

Taman Nasional Meru Betiri terkenal sebagai habitat terakhir harimau loreng Jawa (Panthera tigris sondaica) yang langka dan dilindungi. Sampai saat ini, satwa tersebut tidak pernah dapat ditemukan lagi dan diperkirakan telah punah. Punahnya harimau loreng Jawa berarti punahnya tiga jenis harimau dari delapan jenis yang ada di dunia (harimau Kaspia di Iran, harimau Bali dan harimau Jawa di Indonesia).

Taman nasional ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu merupakan habitat penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau, dan penyu ridel/lekang di Pantai Sukamade. Di pantai tersebut dibangun beberapa fasilitas sederhana untuk pengembangbiakan penyu agar tidak punah.

Beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi di TNMB antara lain Pantai Rajegwesi. Di pantai tersebut, Anda dapat melakukan wisata bahari, berenang, pengamatan satwa atau tumbuhan serta wisata budaya (nelayan tradisional). Di padang rumput Sumbersari, dapat dilihat aneka satwa seperti sambar, rusa, kijang. Pantai Sukamade cocok untuk kegiatan berkemah, berselancar angin, dan pengamatan flora dan fauna, terutama aktivitas penyu yang sedang bertelur. Adapun penjelajahan hutan, wisata bahari, dan berenang dapat dilakukan di Teluk Hijau.

Musim kunjungan terbaik: bulan Februari s/d Juli setiap tahunnya.

  • Facebook
  • Blogger Post
  • MySpace
  • Yahoo Buzz
  • Twitter
  • Bebo
  • Google Bookmarks
  • Plurk
  • LinkedIn
  • Yahoo Messenger
  • Share/Bookmark

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

alas purwo backpacker bajawa bromo bromo tour cracatoa desa bena flores overland ijen trekking kain sumba karimun karimun jawa tour karimun jawa tur karimun tour karimun trip kawah ijen kawah ijen tour kelimutu kelimutu tour kelimutu tur komodo komodo sailing komodo tur krakatau operator krakatau tour krakatau tur krakatoa larantuka tour lingko di lembor lombok moyo tur pantai batu biru penyu belimbing pulau moyo satonda tour soa air panas sukamade sumba tur trip krakatau trip to krakatau turtle Ujung Kulon Adventure ujung kulon tour ujung kulon trekking wisma apung

Tentang Kami | Team and Guides | Term Of Condition | Photo
Tataka Puri Blok J5/72, Jl. Raya Curug Km 1, Curug Tangerang 15760 Banten Indonesia | Mobile: +628111875236
Jl. Sumber Suko 90 Lawang - Malang 65211 Jawa Timur Indonesia | Mobile : +628123163378

email : Info at backpackingindonesia.com

BackpackingIndonesia

Backpacking Indonesia – Fun Adventure – Exploration and Nature Education


Entries (RSS) and Comments (RSS).